It’s where I’d like to share my thoughts, my passion, my life: the world of Christian Education. For more of my blogs, take a look at http://360.yahoo.com/akiskandar/ To have a peek at my world, go to http://www.flickr.com/photos/akiskandar/
Semakin lama saya menemukan kenyataan bahwa berbicara ternyata sangat penting. Kompetensi berbicara ternyata bisa dan benar-benar menjadi sesuatu yang pelik di dalam karier saya. Bukan cuma soal duduk dan bekerja, tetapi ternyata ada banyak saat dan kesempatan di mana dengan berbicara saya bisa mencapai dan mewujudkan banyak hal yang lebih berarti dan berdampak lebih luas daripada kalau saya cuma duduk dan bekerja.
Ketika saya berbicara - tentang hal yang tepat, kepada orang yang tepat, pada saat yang tepat - maka saya bisa mendapatkan orang-orang dengan kompetensi yang tepat mengerjakan hal-hal yang tepat untuk alasan-alasan yang memiliki nilai strategis yang lebih tinggi. Sungguh menakjubkan, walaupun semula nampaknya tak masuk di akal saya, tetapi setelah direnungkan baik-baik nampaknya memang begitulah jadinya dengan masyarakat kita yang semakin kompleks ini. Berupaya mengerjakan banyak hal seorang diri - seberapa pun baik dan tepatnya itu - bisa jadi bukan hal yang terbaik.
Berpikir sistematis dan sistemik adalah imperatif. Memberdayakan orang-orang yang tepat untuk tugas yang tepat dan pada saat yang tepat akan membawa organisasi kepada pencapaian tujuan strategisnya. Dan untuk itu seringkali berarti pada bagian kita, kita perlu berbicara kepada orang yang tepat pada saat yang tepat. Untuk apa? Untuk memicu proses selanjutnya agar bergulir kepada pencapaian tujuan strategis itu dengan mengerahkan sejumlah orang lainnya, bukan cuma bekerja keras sendiri di satu pojok yang tak terlihat.
Jika apa yang kita lakukan memang sesuatu yang berarti bagi perusahaan, maka seharusnya kita tidak malu membawanya ke ruang publik, membuat itu semua menjadi agenda publik. Dan banyak dari antara upaya itu dilakukan dengan: berbicara.