Jun
03

Juni 2007

Filed Under (Uncategorized) by akiskandar on 03-06-2007

Ah … sudah lama sekali rasanya tidak menulis. Hari-hari belakangan ini memang sangat padat. Banyak tuntutan pekerjaan dan pelayanan, walaupun ada pula yang terbengkalai. Rasanya memang harus benar-benar fokus. Perlu mendisiplinkan diri untuk fokus pada beberapa bidang utama saja. Tapi ada saja tanggung jawab yang tidak bisa dielakkan, yang mau tidak mau harus diterima …. Seperti hari ini. Niatnya datang kondangan, eh, malah di sana disodorkan satu tanggung jawab lagi. Di satu sisi memang ini adalah kesempatan besar, tetapi di sisi lain saya juga merasa diri saya sudah teregang terlalu lebar hingga menjadi terlalu tipis (seperti Bilbo Baggins :-D).

Masih ada banyak tugas yang harus diselesaikan. Hari ini baru saja UAS, sudah 3 mata kuliah, tinggal 1 lagi minggu mendatang ditambah 1 makalah yang harus diselesaikan. Selebihnya? Ada tugas-tugas sampingan, pesanan-pesanan klien serta kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler yang memang sedang saya fokuskan dalam beberapa bulan ini.

Mulai bulan Mei lalu, saya sudah kembali ke rumah. Genap 46 bulan saya tinggal di kos (itu berarti sama dengan 4 tahun kurang 2 bulan). Memang bukan benar-benar kos karena hanya saya seorang diri yang kos di situ, ada kamar mandi pribadi, bisa masak, ada tukang cuci pula, tapi selama hampir 4 tahun itu saya benar-benar merasakan hidup mandiri. Mengurus diri sendiri, mulai dari belanja bulanan, memastikan semua stok kebutuhan sehari-hari tersedia dalam jumlah yang memadai, memastikan semua kebutuhan darurat selalu ada, mengatur kamar, mengelola ini dan itu. Kesimpulannya? Pengantin baru sebaiknya tinggal di rumah sendiri, walaupun kos atau kontrak, tetapi pengalaman tinggal sendiri itu tidak akan ada duanya dibandingkan kalau sejak awal tetap tinggal bersama orang tua. Ada hal-hal yang nampaknya tidak akan bisa dipelajari selama orang tetap tinggal bersama orang tua.

Ada banyak sekali hal yang menarik. Misalnya, saya jadi tahu bahwa banyak produk makanan di supermarket yang petunjuk penyajiannya tidak bisa dipercaya. Satu kali saya masak makaroni dengan mengikuti petunjuk di kemasannya, langkah demi langkah, tetapi tidak dituliskan bahwa makaroni harus direndam sekurang-kurangnya setengah jam dulu sebelum diproses, sehingga jadilah makaroni yang matang tapi keras. Satu hari saya kehabisan stok sabun mandi sehingga malam-malam harus ke warung mencari sabun. Kali yang lain saya mau minum obat, tapi ternyata obatnya sudah bau sabun karena diletakkan terlalu berdekatan (sabun dan makanan bahkan tidak boleh diletakkan di laci yang sama).

Sisi positifnya, dalam waktu 4 tahun itu jarang sekali saya menonton TV. Waktu saya benar-benar produktif dari bangun pagi sekitar pukul 5 atau 6, sampai tidur malam sekitar pukul 22 atau 23, nyaris tidak ada waktu yang terbuang di jalan, untuk nonton TV atau bermain-main lainnya. Sisi negatifnya, seringkali juga saya merasa kesepian, susah menghubungi teman, apalagi malam-malam, kalaupun ada yang masih bangun, tetap saja tidak enak menelepon selarut itu.

Yang paling parah adalah saat demam tinggi, memang orang di kos membantu membelikan makanan, tetapi ketika harus ke dokter, juga ketika harus pulang ke rumah … benar-benar sendirian! Sampai-sampai satu celana kerja saya sampai sekarang berbekas agak putih karena terjatuh di Tanah Abang, karena terlalu lemas untuk mengangkat kaki dari jalan ke trotoar.

Sebulan terakhir, saya sudah kembali ke rumah. Mei adalah bulan transisi. Bulan yang melelahkan, jam biologis masih harus diatur. Penghematan yang diperhitungkan pun belum menjadi kenyataan karena dalam masa transisi pengeluaran memang nyaris menjadi dua kali lipat - kos tetap dibayar, tetapi biaya pulang-pergi dan capek di jalan juga sudah terasa. Kini sudah tidak ada lagi kos. Bulan Juni sudah tiba.

Mudah-mudahan cuaca semakin cerah, walaupun jangan sampai terlalu panas. Mudah-mudahan banyak hal indah terjadi di bulan ini. Mudah-mudahan banyak hal yang menjadi semakin jelas dan semakin indah.



1 Comment So Far

apri on 5 June, 2007 at 9:51 am #
    

amin


Post a Comment
Name:
Email:
Website:
Comments: