Sep
19

Memikirkan Ulang Makna Kehidupan

Filed Under (Uncategorized) by akiskandar on 19-09-2007

Menonton "Children of Men" karya Alfonso CuarĂ³n, tidak bisa tidak saya memikirkan kembali makna sebuah kehidupan. Untuk apa Julianne, Miriam dan Theo mengorbankan nyawa mereka demi sesuatu yang tak punya sangkut paut dengan kehidupan mereka?  Bahkan lebih dari itu: mereka mengorbankan kenyamanan hidup mereka, dan mereka meninggal dengan cara yang sangat tidak menyenangkan (terutama Miriam, walaupun Theo juga tahu dia bisa menderita dengan cara yang sama). Apa arti sebuah kehidupan yang Tuhan telah percayakan kepada kita masing-masing? Untuk apa kita gunakan itu semua?

Di sebuah persimpangan kehidupan, pertanyaan ini adalah pertanyaan yang selalu patut diajukan kembali. "Untuk apa hidup saya ini?" Yaitu: kepada siapa saya serahkan hidup ini? Dengan cara bagaimana saya menggunakan hidup ini? Bagaimana saya memaksimalkan daya ungkit kehidupan saya yang cuma satu-satunya ini?

Adakah semua yang saya perjuangkan dengan berjerih-lelah, semua yang saya usahakan, semua itu membawa suatu dampak yang berarti dan bertahan? Atau, apa sebenarnya yang penting dan yang terpenting di dalam kehidupan? Dengan cara bagaimana saya akan menghabiskan kehidupan saya?

Keberanian melangkah keluar dari kenyamanan demi terengkuhnya suatu mimpi tidak pernah mudah. Keputusan untuk hidup yang tidak membiarkan diri dibawa arus "orang kebanyakan" adalah suatu perjuangan yang tak pernah berakhir … suatu hal yang melelahkan. Mungkin memang ada masanya ketika sabat itu harus dijalani, demi kewarasan, demi kebermaknaan, demi suatu daya ungkit yang maksimal.

Memikirkan ulang makna kehidupan nampaknya harus terus-menerus dilakukan, selangkah demi selangkah, hingga kita tiba pada penghujung kehidupan kita.



Post a Comment
Name:
Email:
Website:
Comments: